Putri Ina

  • Home
  • Profil
    • Profil ku
    • Profil Sekolah
  • Multimedia
    • Multimedia
    • Peralatan dan Cara merawat Alat Multimedia
    • Corel Draw
    • Photoshop
    • Animasi
  • Life Style
    • Hidup Sehat
    • Busana
    • Cara Makan Sehat
    • Bahaya Merokok
    • Global Warming
  • Report
    • kisah Mata Uang
    • Kisah Segitiga Bermuda
    • Kisah Cinta Sejati
    • Lokasi Yang di Takuti di laut
    • Kisah Perjuangan Anak
  • Photography
    • Foto Bagus
    • Tips
    • Cara Memilih Kamera
    • Perbedaan DSLR dan Prosumer
    • Panduan Memilih Lensa
    • Perbandingan Camera
    • Memahami Auto Fokus Camera
  • Tempat Wisata
    • Wisata Jawa Tengah
    • Wisata Yang Jarang Di Kunjungi di Indonesia
    • Wisata Pantai Indonesia
    • Wisata Korea Selatan
  • Tutorial
    • Kaos Melalui Corel Draw
    • Menggambar 3D
    • Menggunakan Movie Maker
    • Menggunakan Camera
    • Mengetik Dengan 10 Jari
    • Hijab Praktis
    • Hijab Simple
    • Menggambar Manga
  • History
    • Sejarah Flashdisk
    • Sejarah Internet
    • Sejarah Televisi
    • Sejarah Radio
    • Sejarah Scaner
    • Sejarah Printer
    • Sejarah Penemuan Handphone
    • Sejarah Kamera
    • Sejarah Komputer
    • Sejarah Kamera Lomo
    • Sejarah PMI
    • Back to Home »
    • Memilih Kamera »
    • Cara Memilih Kamera Sebelum Membelinya

    Cara Memilih Kamera Sebelum Membelinya

    Posted by : Unknown Sabtu, 23 November 2013


    Hati-hati Penipuan Saat Beli Kamera!


    Sudah terlalu sering saya membaca/mendengar cerita orang yang kecewa setelah membeli kamera, karena ternyata apa yang didapat tidak sesuai dengan apa yang diinginkan/dibayar/dijanjikan. Modus operandinya sih ada bermacam-macam; beberapa jelas-jelas berupa penipuan, dan beberapa lagi menggunakan metode yang “halus” yang secara teknis/legal tidak tergolong penipuan, tapi tetap merugikan pembeli.
    Di artikel ini akan saya ceritakan beberapa modus operandi yang sering digunakan, agar Anda tidak jadi korban harimau pemangsa di luar sana.
    Agak maksa, sih...
    Agak maksa, sih…
    Yang biasa dilakukan oleh mereka biasanya adalah menangkap perhatian atau interest Anda. Hal ini bisa/biasanya dilakukan dengan menawarkan harga yang lebih murah daripada harga pasaran.
    Setelah perhatian Anda tertangkap, langkah berikutnya adalah mengubah minat Anda. Misalnya Anda awalnya ingin membeli Canon 600D, Anda akan ditawari harga yang murah untuk 600D, tapi kemudian mereka akan berusaha menjual kamera yang lain. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai macam trik: pura-pura mengambil stok 600D lalu Anda diajak ngobrol “sambil menunggu”, atau dengan terang-terangan menunjukkan kamera-kamera lain, sambil mereka berusaha mencari tahu seberapa paham Anda tentang kamera.
    Hal yang sering saya dengar adalah:
    • (Jika Anda mencari Canon) Menawarkan Canon “versi Amerika” atau “versi Jepang”, dengan dalih versi mereka lebih bagus. Tidak salah sih, Canon memang punya nama khusus untuk produk mereka yang dijual di Amerika (seri Rebel) dan Jepang (seri Kiss). TAPI, bukan berarti produknya lebih bagus. Dan, yang jelas, produk ini bukan produk distributor resmi, dan karena itu garansinya tidak mungkin garansi resmi.
    • Menawarkan kamera merk dan seri lain, yang dipuji-puji sebagai lebih bagus daripada kamera yang ingin Anda beli. Karena itu, harganya juga dipasang lebih mahal. Padahal, kamera tersebut serinya lebih rendah dan harganya lebih murah. Metode ini biasanya didukung dengan mencoba memotret dengan dua kamera tersebut dan membandingkan hasilnya. Hanya saja, sebelumnya kameranya sudah disetting sedemikian rupa sehingga kamera yang Anda incar terlihat lebih jelek.
    Selain itu, mereka juga suka menawarkan paketan dengan aksesoris, yang dijual dengan harga jauh lebih mahal dibanding harga pasaran. Hati-hati, karena Anda baru saja mengeluarkan uang jutaan untuk membeli kamera, aksesoris seharga ratusan ribu bisa terlihat murah dan Anda memutuskan untuk membeli. Padahal, harga di luar jauh lebih murah.

    Pencegahan

    Agar Anda tidak tertipu, pastikan hal-hal berikut ini:
    1. Pertama-tama dan yang utama, pastikan Anda membeli di toko yang terpercaya. Jika tokonya sudah terpercaya, 90% aman. Lho, yang 10% lagi bagaimana, sudah terpercaya masa masih 10% tidak aman? Yang 10% lagi untuk mengantisipasi jika Anda dilayani oleh pegawai yang kurang paham tentang kamera, atau salah baca keterangan, atau dengan tulus menyarankan beberapa hal kepada Anda yang sebenarnya tidak Anda inginkan.
    2. Pahami dunia per-kamera-an. Termasuk alternatif-alternatif dari kamera yang Anda inginkan. Seorang penjaga toko mungkin menyarankan Anda untuk membeli D3200 alih-alih D3100, karena ia secara tulus beranggapan bahwa seri terbaru selalu lebih baik. Tapi, jika Anda mengetahui perbedaan D3200 dibanding D3100, Anda bisa memutuskan sendiri dengan yakin mana yang terbaik bagi Anda. (Bukan berarti penjaga toko itu salah, tapi kan D3200 juga lebih mahal :D)
    3. Pahami aksesoris kamera, dan alternatif-alternatifnya. Jika Anda ditawari paket kamera + tas dengan menambah 100ribu, apakah Anda ambil? Tergantung apakah tas kameranya kualitasnya cukup bagus (kalau ada resiko talinya putus dan kamera jatuh, saya sih dikasih gratis juga ogah!), apakah cukup besar untuk kebutuhan Anda (percuma beli murah sekarang kalau 2 bulan lagi juga harus beli baru karena yang lama kurang besar), apakah cocok/enak dipakai, dsb. Begitu juga dengan filter dan alat-alat pembersih kamera. Paket memang lebih murah dibanding beli satuan, tapi kalau ujung-ujungnya tidak terpakai kan jadi mubazir juga.
    4. Pahami per-garansi-an. Nikon distributor resminya adalah Alta Nikindo, Canon adalah DataScript, Olympus adalah OCCI. Pelajari bentuk kartu garansi kamera yang akan Anda beli, agar tidak tertipu garansi asli-padahal-palsu. (Walaupun kalau beli di toko yang terpercaya sih sebenarnya resiko ini sudah amat-sangat kecil.)
    So far sekian yang bisa saya ingat, nanti kalau ada tambahan, saya tuliskan lagi. Selamat berburu kamera, dan have fun shooting!

    :)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

    Pasang Emoticon

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

    NEXT HOME PREV
    ►

    - Copyright © Putri Ina - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -